BSI Ciptakan Teenpreneur Siap Hadapi MEA
Terbit : 2015-12-02 | Jam : 10:53:42 WIB | Dibaca : 1538 kali.BSI Entrepreneur Center(BEC) BSI Pontianak untuk pertama kalinya menggelar Talkshow Entrepreneur.Dengan mengusung tema “Membangun Kesiapan Sekolah Dalam ASEAN Economic Community Dengan Menumbuhkan Entrepreneurial Mindset” ini diperuntukkan bagi siswa-siswi SMA/SMK.
Acara yang dilaksanakan pada Kamis, 26 November 2015 bertempat di Aula Kampus BSI Pontianak, Jl.Abdurrahman Saleh No.18A. Tepat pukul 09.00 WIB opening dari MC, dilanjutkan dengan sambutan oleh Direktur AMIK BSI Pontianak, Dedi Saputra. Dalam sambutannya, Dedi memperkenalkan sekilas BEC dan kesiapan generasi penerus Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). “Semoga saja siswa/i yang hadir disini dapat termotivasi untuk menjadi seorang teenpreneur (wirausaha muda),”ujar Dedi.Acara yang diikuti oleh 77 peserta ini menghadirkan tiga orang narasumber, yakni Latifah,selaku Dosen Entrepreneur BSI Pontianak, Raja Sabaruddin owner R-Sumber Rejeki, dan Hermanto owner Rimpik Pisang Manis.
Berawal dari pertanyaan yang diajukan oleh moderator kepada Latifah tentang apa itu MEA dan bagaimanakah kesiapan Bangsa ini khususnya para pemuda Indonesia dalam menyambut MEA? Ketiga narasumber menjelaskan dari sudut pandang yang berbeda-beda. Latifah menjelaskan secara singkat awal mula bisa munculnya MEA yang pada awal Desember 2015 nanti sudah diterapkan. “Perlu banyak meningkatkan skill para pemuda di Indonesia dalam menyambut datangnya MEA, terutama kemampuan dan potensi dasar yang kita punya harus dikembangkan dan bahkan bisa menjadi peluang untuk berwirausaha,”jelasnya. Latifah menambahkan tentunya dalam menguasai bahasa asing juga merupakan faktor yang sangat penting agar dapat bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya.
Untuk kedua narasumber lainnya, Raja dan Hermanto saling berbagi kisah dan pengalaman mereka bagaimana memulai bisnis dari nol hingga bisa berkembang seperti sekarang ini. Raja yang merupakan asli penduduk Pulau Natuna ini mempunyai usaha kerupuk ikan. Cemilan satu ini sangat digemari banyak orang dari berbagai kalangan. Bahkan tidak hanya masyarakat Indonesia saja, cemilan ini telah dipasarkan hingga ke Luar Negeri. Dari pengalaman Hermanto juga tidak kalah menariknya untuk memotivasi para peserta agar benar-benar memiliki minat dalam dunia bisnis. Siswa-siswi sangat antusias mengikuti acara talkhsow ini. Dilihat dari banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan kepada narasumber mengenai entrepreneur.
Kepala Bagian BEC BSI Pontianak, Eri Bayu Pratama menuturkan melalui kegiatan ini, diharapkan semua peserta yang hadir dapat menerapkan ilmu yang didapat dengan memiliki mindset untuk menjadi wirausahawan. “Jadi jangan takut untuk menjadi seorang entrepreneur muda, karena Indonesia sendiri masih sangat kekurangan Job Creator atau entrepreneur,”tuturnya. (nnz)