Bec News BEC BSI

Cerita Bisnis Mahasiswa UBSI Tasikmalaya di Tengah Maraknya Pandemi Covid 19

Terbit : 2020-04-29 | Jam : 22:58:44 WIB | Dibaca : 51 kali.

Tasikmalaya - Risma Nur Fauziah, mahasiswi UBSI Tasikmalaya ini merupakan salah satu pebisnis yang cukup sukses. Risma mulai berbisnis karena terinspirasi oleh ayah dan kakaknya yang juga merupakan seorang pebisnis. Risma mulai berbisnis sejak kelas 2 SMA, bisnis pertamanya bergerak dibidang kuliner atau lebih tepatnya makanan ringan. Awalnya dalam menjalankan bisnis ini sangat banyak rintangan terutama dalam hal penjualan, namuan Risma tetap gigih berusaha sampai akhirnya berhasil melewati rintangan tersebut. Setelah sukses dengan bisnis pertamanya, Risma mengembangkan bisnis dibidang lainnya yaitu bidang fashion, bisnisnya dimulai saat dia masuk kuliah. Awalnya dia membuat bros dari kain perca dan menjualnya sebagai souvenir pernikahan ataupun ke teman-temannya dibangku kuliah. Namun siapa sangka kini bisnis tersebut telah berkembang pesat, dari hanya memproduksi bros yang terbuat dari kain perca, kini Risma menjadi produsen hijab dengan beraneka model dan makanan ringan dengan beraneka ragam dan rasa.

Ditengah keadaan masyarakat yang sedang minim pendapatan karena pandemi virus COVID-19, Risma tetap menjalankan bisnisnya, dia memanfaatkan teknologi untuk kepentingan bisnisnya

”Saya alhamdulillah sedang membangun bisnis fashion dan makanan ringan (cemilan) dan bisnis saya berjalan di online shop dan offline” tutur Risma

Untuk penjualan offline dia membuka toko dirumahnya sedangkan untuk penjualan secara online dia mempromosikan dagangannya melalui instagram di @rnfcreation dan juga melalui marketplace seperti shopee. “Adanya pandemi ini memang menurunkan omset penjualan offline, tetapi hal tersebut tidak menjadi masalah besar karena kita tetap menerima banyak order dari penjualan online” kata Risma.

Risma menuturkan bahwa yang membuat dia tertarik di bisnis adalah bisnis itu membuat kita berkreasi tanpa batas kebebasan mencurahkan ide dan imajinasi sendiri, bisnis tidak harus mengenal usia, dan saya ingin membantu semua orang dengan adanya bisnis ini, serta ingin membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain.

“Saya memilih bisnis dibidang ini karena saya merasa melalui bisnis ini saya sangat nyaman dan ini bidang saya, saya bisa lebih mandiri dari Risma yang sebelumnya, dan saya merasa bisnis fashion dan makanan ini tidak akan ada habisnya karena manusia membutuhkan sandang dan pangan setiap harinya karena inilah saya memilih bisnis fashion dan makanan.” Tuturnya

Image 06