Beberapa Ciri bahwa Anda Sudah Siap Menjadi Seorang Pengusaha! | Kisah Sukses Andrie Wongso, Tidak Tamat SD Tapi Bisa Menjadi The No.1 Motivator Di Indonesia | Sukses, Bangkrut, Bangkit dan sukses kembali Donald J.Trump | Belajar Berwirausaha Bersama Sandiaga Uno | Jadwal Seminar Wajib Entrepreneur BSI Group April 2017 | Surat Edaran Seminar Wajib Entrepreneur 2017 Universitas BSI | Surat Edaran Seminar Wajib Entrepreneur 2017 | Ical Bakrie : Saya Sudah Dagang Layangan Sejak SMP | Banyak Ide Usaha Tetapi Bagaimana Memilih Yang Tepat | Wirausaha Dalam Pandangan Islam | Semangat Yang Paling Utama | Tips Memilih Tempat Usaha Yang Tepat | Kejarlah Kesempurnaan, Maka Kesuksesan Akan Mengikutimu !!! | Tiga Hal Yang Harus Dihindari Oleh Pengusaha | Tips Kaya Raya ala Bob Sadino | Masih Bingung Mau Bisnis Apa Sampai Sekarang? Ini Alasan Jasa Konsultan Bisa Jadi Ide Brilian! | 7 Mitos Seputar Memulai Usaha | 8 Tips Copywriting Agar Jualan Makin Laris | Career dan Entrepreneur Fair (CEF) BSI BEKASI 2017 | Inilah 3 Jenis Hobi Yang Bisa Menghasilkan Uang Untuk Anda | Poligami Bisnis. Halal, Namun Siapkah Anda? | AMASTA CAKES (Kuliner Khas Indonesia) | Wirausaha Sukses "ES DAWET HITAM" | Kuliah Saja Sudah Biasa, Kuliah + Berbisnis Baru Luar Biasa !!! | Inilah 3 Ide Bisnis Yang Tidak Akan Ada Matinya | Peran Dunia Pendidikan Dalam Menciptakan Peluang Entrepreneur Muda | PENGUMUMAN CEF BSI 2017 | KERJA SEUMUR HIDUP ATAU BERWIRAUSAHA? | Kisah Sukses Swalayan Islami TIP TOP | Yang Muda Peduli, Kreatif, dan Mandiri | Mengejar Kebahagiaan Lewat Berwirausaha | Indonesia Kenali, Cintai | Hal-hal yang Perlu Diingat !!! | Sobat mahasiswa? silahkan dibaca ^_^ | Tips Mudah Memulai Bisnis Rumahan Agar Sukses | Step 3 : Menjadi Wirausaha sukses, mulai dari mana? | Bisnis "Saung Sorosod" (Kuliner Khas Indonesia) | AMIK BSI Tampilkan Entrepreneur Fair - Belanja Seru Istimewa | Tips Penting dalam Memulai Usaha dengan Toko Online | [Step 2] Menjadi Wirausaha sukses, mulai dari mana? | LEWAT ENTREPRENEUR FAIR, AMIK BSI TANGERANG ASAH KEMAMPUAN MAHASISWA BERWIRAUSAHA | Entrepreneur Fair BSI Fatmawati | Apa Kewirausahaan Itu Penting Dalam Kehidupan Kita? | Sukses..? Gak Perlu Nunggu Tua | [Step 1] Menjadi Wirausaha sukses, mulai dari mana? | 5 Kesalahan yang Harus dihindari Ketika Memulai Bisnis Online (Onlineshop) | Apakah kalian tau, mengapa berbisnis itu sangat penting? | Cara Meraup Untung melalui Instagram | 5 Tips memulai bisnis | Kisah Sukses Wirausaha : Dapur Alazkha | Mengembangkan Entrepreneurship Mahasiswa | BSI Entrepreneur Fair 2016, Tempatnya Belanja Seru Istimewa | Pengusaha Muda Sukses "Aira Ketela Cript" | Pengumuman Jadwal Entrepreneur Fair BSI - UPDATE 18 NOV | Pengumuman Jadwal Seminar Wajib Entrepreneur BSI Okt 2016 | BSI Umumkan Pemenang Kompetisi Wiramuda 2016 | Pengumuman Finalis Wiramuda BSI 2016 | Workshop Kuliner dan Truemoney di Wisma BSI Yogyakarta | "Workshop Smart Care Preneur" Young and Rich Be Your Own BOSS Now | Belanja Seru Istimewa BSI Entrepreneur Center "BSI Entrepreneur Fair 2016 Kampus BSI Margonda" | Workshop Entrepreneur bertema Smart Care di Lobi Wisma BSI Yogyakarta | Workshop IT Prenenur di BSI Yogyakarta | FGD BSI Entrepreneur Center di Hotel Santika BSD | Pengumuman Pelaksanaan BSI & Nusa Mandiri Entrepreneur Fair | Seminar Young Entrepreneur Kampus BSI BSD || Yang Muda Peduli, Kreatif dan Mandiri | Memanfaatkan Perkembangan Teknologi dalam Berwirausaha (Technopreneur) | BSI Karawang Menyelenggarakan Seminar Entrepreneur | Jadwal Seminar Wajib Entrepreneur BSI 2016 | Panduan BSI & Nusa Mandiri Entrepreneur Festival | Surat Edaran dan Prosedur Seminar Wajib Entrepreneur BSI 2016 | Dari Martabak Ku Bangun Kesejahteraan Keluarga Ku | Saatnya mengubah PELUANG menjadi BER-UANG | Saatnya Kampus Dijadikan Basis Produksi Entrepreneur | Kiat Sukses Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2016 | BEC BSI Ajak Mahasiswa Kunjungan Home Industry | Career & Entrepreneur Fair BSI Selalu Eksis | Kampus BSI Kaliabang Menyelenggarakan Seminar Bisnisnya Siswa Indonesia | Universitas BSI Bandung : Ratusan Siswa SMA di Kota Bandung Siap Jadi Pebisnis | AMIK BSI Sukabumi : Sukses Menyelenggarakan Career and Entrepreneur Fair 2016 | Pasukan Habibie Jadi Pengusaha. | INFO : Pembukaan Pendaftaran Pelatihan dan Sertifikasi Profesi TIK Gelombang ke-2 TA 2016 | INFO : PPKD Jaksel Membuka Pelatihan dalam Rangka Menghadapi MEA | Jenis Usaha Rumahan Untuk Ibu Rumah Tangga | 14 Peluang Usaha Dengan Modal Kecil | Cara Gampang Menemukan Passion Anda | Mengembangkan Usaha Startup Lewat Sosial Media | AGENT OF CHANGE ON MEA 2016 | Sharing and Learning KelasKompas | 200 siswa SMK/SMA/MA dan Guru Pendamping siap jadi pengusaha muda | Membangun Kesiapan Sekolah Dalam Menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) | Training Motivasi UN AMIK BSI Tasikmalaya | AMIK BSI BOGOR SELENGGARAKAN SEMINAR BISNISNYA SISWA INDONESIA | BSI Ciptakan Teenpreneur Siap Hadapi MEA | Saatnya Jadi Pengusaha Sebelum Wisuda - BSI Bogor | Seminar Entrepreneur For All – Saatnya Jadi Pengusaha Sebelum Wisuda | Seminar Entrepreneur BSI Purwokerto 2015 | AMIK BSI Tegal mengadakan Seminar Entreprenuer jadi pengusaha sebelum wisuda | 3 Jenis Orang Yang Harus Dimiliki Dalam Bisnis | JADWAL SEMINAR WAJIB ENTREPRENEUR 2015 | TALK SHOW ORANG TUA, 1-17 OKTOBER 2015. "Bangun Silaturahim Internal Wujudkan Cita - Cita" | SEMINAR WAJIB ENTREPRENEUR 2015 | Tips Dari CEO Tokopedia : Bagaimana Menarik, Merekrut dan Me-maintain Talent di Indonesia | 12 Cara Melatih Bakat Bisnis Sejak Masih Muda | Entrepreneur Merah Putih dan MEA | Yuukkk Ikutan.. KOMPETISI BISNIS BSI 2015 | Tak Perlu Modal Tinggi Dan Bisa Dimulai Di Dapur Sendiri Untuk Kursus Memasak | Manfaat Besar Berbisnis Yang Berpegang Pada Prinsip Islam | Tips Berbisnis Dahlan Iskan untuk Mahasiswa | Belajar Bisnis dari Jesica Alba.. Ini Dia Tips nya.. | Usaha Kreatif Rumahan ? Silahkan di coba.. | 10 Rahasia Sukses Orang Jepang | Gaet Konsumen Wanita Dengan Cara Ini! | Pesta Wirausaha 2015 - Komunitas Tangan Di Atas | "Kepuasan Konsumen" dan "upaya mempertahankan pelanggan". | Memulai Bisnis, Kuncinya Segera Lakukan | Tips Memulai Bisnis Internet Untuk Mahasiswa | Yuukk Ikutan Career and Entrepreneur Fair BSI 2014 | Mendorong Pengusaha Muda BSI Menyongsong ASEAN Economic Community 2015 | Bisnis Kreatif Ala Mahasiswa Cikampek | Yuukk.. Ikutan Lomba Bisnis Plan BSI 2014.. GRATIISS..!! | Mahasiswa BSI Raih Penghargaan Piala Gubernur DKI Jakarta | KARIKATUR BERKARAKTER ATAS IMAJINASI KARYA | Melalui Inacraft 2011 Kita Kembangkan Produk Ekonomi Kreatif | HELLOMOTION "Siap Mencetak Generasi Kreator & Animator" | SCE (SHORT COURSE ENTREPRENEURSHIP) ANGKATAN 2 | Jakarta Promotion Modal 500 Ribu Omzet Puluhan Juta Perbulan | Semakin Berkibar menuju Layar Lebar | BSI Mencetak Mahasiswa Wirausaha Yang Peduli, Kreatif Dan Mandiri | DNA Jeans, Hasil Kerja Keras penuh Integritas. | Memanfaatkan Limbah Celana Jeans Di Sulap Menjadi Tas Cantik | Wujudkan Kreatifitas Karya Lelaki Sejati | Womenpreneur | Bisnis Coffee Yang Kian Semerbak | Meningkatkan Kemampuan Negosiasi | CMC Komputer - Pemasaran Elektronik Via Online dan dipermudah dengan cicilan | 12 Creative Production - Kreatifitas Tanpa batas | RUMAH BELAJAR PHINISI Besar dan Tumbuh Karena SAHABAT | ELFATA DIGITAL - Prestasi terbesar sebagai pencapaian Tujuan Hidup | Bisnis Jamur Tiram Bisnis Mudah, Murah, Untung Berlimpah | Mnenmukan Ide Usaha | Mimpi menjadi BOSS buat diri sendiri | Ada Wirausaha, Ada Lapangan Kerja | Pesta Wirausaha TDA 2013 - Pestanya Pengusaha Muda | Peluang Bisnis Refill Tinta | BSI Entrepreneur Center |

Poligami Bisnis. Halal, Namun Siapkah Anda?

Terbit : 2017-01-30 | Jam : 15:23:27 WIB | Dibaca : 306 kali.


Suami mana yang menolak jika ditawarkan ke padanya untuk menikah lagi alias Poligami? Di mulut boleh mengatakan "Tidak mau", tetapi hati kecilnya akan bilang "Aku sih mau-mau saja" :p

Tapi kok hanya sedikit di antara suami yang akhirnya memutuskan berpoligami? Nah di sinilah masalahnya, karena ternyata poligami bukan asal bisa nambah istri lagi, tapi kudu layak menjalankannya, minimal terpenuhi syarat adil, namun sebenarnya keadilan ini sifat yang harus dilengkapi dengan alat dukung lainnya agar bisa maksimal berjalan.

Misalnya saja, suami yang ingin poligami harus mampu menafkahi istri-istri dan anak-anaknya dengan baik, artinya kebutuhan mendasar keluarganya wajib terentaskan. Suami juga yang secara nyata adalah Bapak, harus bisa menjadi teladan yang baik bagi anak-anaknya. Sederhananya, ia (suami) harus bisa menjelma sebagai sosok pemimpin yang kharismatik dalam kaitannya sebagai suami & bapak.

Seorang suami yang berani melangkah untuk poligami namun ternyata dirinya lemah dalam memimpin, keluarganya acak kadul, prilaku istrinya tak beraturan, kehidupan anak-anaknya jauh dari kebaikan, kebutuhan mendasar keluarganya tak terpenuhi, kadang makan sehari, puasa 2 hari. Ini sama saja, ia sedang memindahkan 'keburukan' di keluarga baru berikutnya jika kelak ia memutuskan poligami dalam kondisi di atas.

Sifat keadilannya jauh. Bukankah keadilan adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya? Wajib memenuhi kebutuhan pokok keluarganya, wajib menjadi teladan bagi anggota keluarganya, wajib mendidik istri-istri dan anak-anaknya, dll yang dituntut oleh syariat.

Nah, Saya memahami dalam bisnis juga demikian. Seorang pengusaha yang memutuskan ingin POLIGAMI BISNIS, harus memastikan bahwa dirinya memang sudah layak melakukan itu. Walau kelayakannya tak otomatis harus POLIGAMI BISNIS.

Saya ada pengalaman soal ini, di saat usaha baru berumur 1 tahun, profit belum ada, tim belum siap, cash flow masih jebol sana-sini, eh tiba-tiba harus buka cabang usaha baru di kota lain.

Apa yang terjadi ? Kepala pusing, tidur tak nyenyak, energi terkuras untuk mengurusi cabang baru. Karena ternyata dengan polygami bisnis tersebut, bukan menghasilkan profit, justru hanya menduplikasi hal-hal buruk yang terjadi pada usaha yang sebelumnya terjadi.

Kebiasaan tidak mencatat setiap pengeluaran, kebiasaan mencampur uang pribadi dengan perusahaan, tugas dan tanggung jawab tak jelas siapa orang yang melaksanakan, mesin cash flow belum normal, wal hasil, semua kebiasaan ini terduplikasi pada cabang baru. Ternyata, keputusan untuk buka cabang baru alias polygami bisnis hanyalah dorongan keinginan semata-mata, bukan karena layak.!

Seharusnya, memutuskan untuk poligami bisnis setelah 3 (tiga) level sebelumnya benar-benar telah berjalan dengan baik, apa itu?

PERTAMA, LEVEL STARTING

Di level ini, seorang pengusaha wajib mempunyai mindset bisnis yang BENAR, berani mengambil resiko tetapi bertanggung jawab atas resiko yang hadir, jujur dan mampu diandalkan dalam menjalankan usaha, mampu membangun jejaring dengan tulus, kreatif dengan etika, tetap konsisten yang disertai dengan strategi.

Tidak hanya itu, di level ini juga, seorang pengusaha harus mampu menciptakan produk yang baik, bisa menjualnya juga dengan cara yang baik, membenahi kekurangan produk, sebab langkah awal inilah yang akan membentuk brand produk.

Terakhir, aspek keuangan wajib mulai ditata sedari awal. Harus bisa terbiasa mencatat setiap transaksi, memilih uang pribadi dan perusahaan, fokus membiayai kebutuhan dan mengabaikan keinginan-keinginan. Jika perlu, di awal ini bisa dibuatkan badan hukum dan perijinan usaha.

KEDUA, LEVEL PROFITING

Pada level kedua ini, seorang Pengusaha fokus dalam memaksimalkan profit, mengkaji kembali target marketnya, mulai menstandarisasi laporan keuangan, memikirkan Alternatif permodalan jika usaha tersebut benar-benar layak menjadi bisnis bintang, merapikan administrasi bisnis, melengkapi team dengan melakukan rekrutmen, serta membuat arah yang jelas mengenai development teamnya.

KETIGA, LEVEL SYSTEMIZING

Nah, ini adalah level terakhir sebelum masuk ke Level berikutnya yakni POLYGAMI BISNIS. Di mana pada level ini, perusahaan sudah harus bisa merumuskan visi dan misi, agar tim terus bergairah dalam menjalankan perannya masing-masing, Membuat Lean process yang lebih baik, membuat Struktur organisasi yang ideal, membuat alur kerja yang mudah dijalankan, menstandarisasi prosedur operasional, menetapkan Key Performance Indikator tim, Melakukan sistemasi pada 4 sektor: Pemasaran, Keuangan, Operasional dan SDM, serta yang paling berperan adalah membangun leadership yang baik.

Jika sdh melewati ketiga level di atas, seorang pengusaha tak terlarang untuk masuk pada level berikutnya yakni POLIGAMI BISNIS alias duplikasi bisnis atau buka cabang. Walau tak harus melakukan duplikasi, karena bisa saja mencukupkan diri mengurusi satu-satunya usaha atau jika benar-benar profitnya maksimal, bisa memilih untuk berinvestasi pada bisnis orang lain yang layak.

Selamat berPOLIGAMI BISNIS bagi yang mampu.!
Dibagikan oleh rahmat @bonekawisuda_id Pengusaha Kampus Tangsel

Indonesian Creative Entrepreneur Academy
Penerimaan Mahasiswa Baru BSI 2016