Bec News BEC BSI

Mendorong Pengusaha Muda BSI Menyongsong ASEAN Economic Community 2015

Terbit : 2014-09-23 | Jam : 11:54:15 WIB | Dibaca : 1949 kali.

Untuk keempat kalinya, perguruan tinggi Bina Sarana Informatika (BSI), melalui BSI Entrepreneur Center (BEC), menggelar BSI Entrepreneur Award yaitu kompetisi Business Plan untuk mengembangkan bisnis para mahasiswa dan alumni BSI serta mempersiapkan generasi muda ikut ambil bagian di kancah perekonomian dunia. Serta membantu peran pemerintah dalam melahirkan puluhan entrepreneur baru yang siap menyongsong, menjalankan bisnis dan bersaing menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Penyelenggaraan Kompetisi Bisnis Plan kali ini digelar di Kampus BSI Kalimalang, Bekasi, pada tanggal 11-12 September 2014 dengan mengangkat tema 'Strategi Sukses Pengusaha Muda BSI Menyongsong ASEAN Economic Community 2015'.

Bertepatan dengan Seminar Motivasi Mahasiswa Baru, BSI Entrepreneur Center menggelar BSI Entrepreneur Award 2014 yang digelar di Kampus BSI Kaliabang pada tanggal 13 September 2014, yakni ajang Penghargaan Para Pengusaha Muda BSI yang telah mengikuti Kompetisi Bisnis Plan 2014. Yakni, diperuntukan kepada para pemenang:

Kompetisi Business Plan 2014 ini diikuti oleh 13  finalis dari berbagai kota. “Para finalis itu diseleksi dari ratusan peserta yang berasal dari kampus-kampus BSI di seluruh Indonesia. Misalnya Pontianak, Jakarta, Sukabumi, Bandung, Karawang, Tasikmalaya, Purwokerto dan Yogyakarta,” ungkap Direktur BSI Naba Aji Notoseputro.

Naba menegaskan, berbeda  dengan tahun-tahun sebelumnya, mulai tahun 2014, peserta BSI Entrepreneur Award ini harus sudah merintis usaha. Jadi bukan hanya sekadar menyerahkan  proposal bisnis. Untuk itu, panitia melakukan  survei langsung ke tempat usaha mereka sebelum memutuskan 13 finalis.

Pada ajang final tersebut, setiap finalis diharuskan menyampaikan presentasi mengenai business plan mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari Johanes Arifin Wijaya (motivator dan penulis buku The Power of Bisa), Anang Pradipta (owner Gantibaju.com), Savic  (Owner Khatulistiwa.net), dan Irwan Kelana (redaktur senior Republika). Proposal bisnis itu dinilai dari tiga aspek, yakni  propsek masa depan, analisa keuangan, dan inspirasi bisnis dan strategi.

Naba menjelaskan, BEC membuat ketentuan bahwa semua peserta BSI Entrepeneur Award harus yang sudah memiliki usaha bisnis. “Dengan  demikian, pemberdayaan lebih kepada orang yang sudah punya usaha tapi  masih skala kecil.  Kalau di-coach, diberdayakan , maka usaha kecil tersebut akan terus membiak dan membesar,” kata Naba.

Dalam hal ini, BEC akan membukakan akses ke berbagai instansi, seperti perbankan (terkait permodalan), iklan BSI di berbagai media massa, maupun pemberitaan melalui berbagai media massa cetak maupun online.Yang paling penting adalah di-link-an dengan para pengusaha sukses, sehingga mereka dapat menyerap ilmu  dan pengalaman sebanyak-banyaknya dari para pengusaha sukses tersebut. Hal tersebut tidak hanya berlaku bagi para pemenang BSI Entrepreneur Award, tapi juga seluruh finalis. “Tentunya harapan kami, ke depan mereka dapat mencontoh berbagai pengalaman para pengusaha sukses tersebut, agar usaha mereka dapat berkembang menjadi besar,” tutur Naba.

Tidak kalah menariknya, BEC akan mengikutsertakan pemenang BSI Entrepreneur Award ke ajang Wirausaha Muda Mandiri yang diadakan oleh pemerintah bekerja sama dengan Bank Mandiri.  Biasanya pendaftaran pada bulan November, sedangkan final pada Januari tahun berikutnya.

Lebih jauh Naba mengemukakan, ajang BSI Entrepreneur Award  bertujuan mendorong lahirnya para wirausaha muda di Indonesia. Seperti diketahui, hingga saat ini jumlah wirausaha di Indonesia masih sangat sedikit, yakni kurang dua persen dari jumlah penduduk. “Padahal idealnya jumlah wirausaha di suatu negara minimal lima persen dari jumlah penduduk,” ujarnya.

Indonesia masih kalah dari Singapura, Malaysia, dan Amerika Serikat. Di negara-negara tersebut, jumlah wirausahanya mencapai lebih 10 persen dari jumlah penduduk. “Karena itu, BSI terpanggil ikut mendorong lahirnya para entrepneur muda. Untuk itu, BSI mendirikan BSI Entrepreneur Center (BEC) ,” papar Naba.

Image 06